Posts filed under ‘catatan Perjalanan’

TPA Supit Urang

(lebih…)

Iklan

Februari 13, 2011 at 4:09 am Tinggalkan komentar

Transit di Bandara Kuala lumpur

Hutan ditengah bandara, Bandara ditengah hutan

Tempat ngenet sambil berdiri, gratis.

Mushola berada pada lantai 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Senyampang belum lupa, pengalaman ini musti aku bagi disini.

Bermula ketika aku transit di bandara Kuala Lumpur yang nantinya untuk melanjutkan perjalanan ke Amsterdam .

Penerbangan dari Surabaya menuju Kuala Lumpur hanya membutuhkan waktu lebih kurang 4 jam saja.

Berangkat dari Surabaya jam 10.00. mendarat di bandara kuala lumpur jam 2.00 siang menjelang sore.

8 jam aku musti menunggu dan baru nanti sekitar jam 23.30 bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Eropa dengan menggunakan pesawat maskapai penerbangan Belanda KLM).

untuk menghabiskan waktu sambil menunggu tengah malam nanti, aku online dengan menggunakan fasilitas internet bandara secara gratis, yang letaknya tepat dibawah mushola bandara. aku ingatkan pada saat kita asyik ngenet kita musti waspada dengan barang barang bagasi bawaan kita. disaat itulah aku didatangi seorang pria usia kisaran 35 s/d 40 tahun dengan mengenakan busana rapi mengajak bersalaman, sambil memperkenalkan diri mengaku berasal dari Surabaya sedang transit dalam kondisi tertinggal pesawat untuk penerbangan tujuan ke Eropa juga. sebelum mendatangi aku mungkin dianya membaca label kotak tentengan kemasan keripik Tempe yang aku beli dari pusat oleh-oleh khas Malang, sehingga dianya tau betul kalau aku berasal dari Indonesia. Singkat cerita ujung ujungnya meminta uang.

Tram listrik yang menghubungkan bandara kedatangan dan keberangkatan. gratis.

 

November 10, 2010 at 1:05 pm Tinggalkan komentar

Amsterdam, hanya mampir


Gak mengebu gebu lagi untuk bercerita tentang perjalananku  ke negeri Belanda, kenangannya sudah sedikit agak luntur, tidak seperti 6 bulan yang lalu, sewaktu masih hangat hangat nya baru pulang dari negeri belanda, Dibenakku buanyak sekali yang musti di tulis dan diceritakan.

Sebetulnya ke sana hanya sekejap saja hanya 3 minggu di bulan Mei 2010 (gak sumbut dengan persiapannya yang menyita banyak waktu, mulai urusan tiket pesawat, yang gak bisa dibeli/dipesan di dalam negeri,  kalaupun ada harganya lebih mahal,  yang akhirnya dibokingkan dari Belanda dengan menggunakan e-tiket untuk penerbangan Malaysia-KLM. Ribetnya urusan Paspor, musti beli asuransi pertanggungan kecelakaan untuk perjalanan sebagai prasyarat mengajukan permohonan visa schengen , mendadak urus NPWP supaya gak usah kena biaya fiscal dua setengah juta, (NB : gak janji, kayaknya keribetan urusan persiapan perjalanan keluar negeri musti di ceritakan pada postingan yang akan datang ). Selama di sana, sempat jalan jalan di beberapa kota, ke  Utrech hampir setiap hari, jalan jalan hanya di seputar Stasiun sentral dan pertokoan di sekitarnya.

Ke Amseterdam 2 kali,  itupun juga hanya di seputar Stasiun Kereta api sentral Amsterdam terus jalan  sampai Dam Square jalan di sepanjang pertokoan jalan Damrak sampai ke canal Amsterdam sambil melihat lihat pasar kembang di sepanjang canal terakhir balik lagi ke stasiun kereta api sentral untuk balik pulang  ke Utrech.

(lebih…)

Oktober 31, 2010 at 4:12 am Tinggalkan komentar

BECAK Amsterdam

Apa betul Becak merupakan alat tranportasi tradisional kita?
Becak adalah kendaraan tanpa mesin selalu beroda tiga, dua didepan dan satu dibelakang, dijalankan dengan cara dikayuh oleh pengemudinya, transportasi ini masih banyak kita jumpai di kota kota di Pulau Jawa.
Dikotaku Malang masih dapat kita jumpai diseputaran Pasar besar, disebelah barat pertokoan mitra 1, diterminal arjosari-landungsari-terminal gadang, pokoknya hampir merata di kota Malang.

Ngetem tunggu penumpang

Tetapi jangan dikira hanya di Indonesia saja ada kendaraan yang namanya becak, di Belanda ada aku jumpai alat transportasi yang menggunakan tenaga manusia, ada yang beroda 3 dan beroda 4, entah disana disebutnya apa? kapasitas muatannya 4-5 penumpang , mungkin kendaraan ini varian dari becak, atau jangan jangan mereka membuat kendaraan ini karena terinspirasi dari becak yang berada dinegeri kita. Bisa jadi begitu . . . . . . . (lebih…)

Agustus 10, 2010 at 4:20 am Tinggalkan komentar

Mengamen Sebagai Pekerjaan

Pengamen bukan hanya di Negeri kita saja adanya, di Negeri Belanda yang Perekonomiannya terlihat sedemikian tertib dan mapan juga ada Pengamennya. aku sempat melihatnya dibeberapa tempat di Utrecht. Pengamen disini mengenakan pakain rapi (takjarang mereka juga mengenakan dasi, profesional, mereka mangkal aja setiap harinya di tempat yang sama, memainkan musik tunggal dengan mengunakan arkodion, kotak tempat uang mereka letakkan di lantai didepan mereka, untuk menampung pemberian uang dari orang-orang lewat, yang terkesan dengan musik yang mereka mainkan. terserah orang mau ngasih apa nggak musik tetap dimainkan tanpa henti.  di depan jalan masuk menuju terminal bus Utrecht sentral ada pengamen yang selalu memainkan musik reggae dengan pakaian ala Jamaika.

Kotak Musik ini namanya aku belum tau, untuk memindah kannya ditarik dengan mobil.

(lebih…)

Agustus 1, 2010 at 5:13 am Tinggalkan komentar

Madurodam gak ada hubungannya dengan Madura

Akhirnya sempat juga aku turunkan catatan perjalanan ke Belanda tertanggal 19 Mei 2010, pada saat rekreasi ke Madurodam.  Kunjungan kali itu benar-benar seru dan menyenangkan, disini banyak kutemui turis dari Asia, sedikit Afrika, selebihnya Bule.  Rasanya sangatlah sayang apabila berkunjung ke Negeri Belanda tanpa mampir ke Madurodam.
itu tempat rekreasi yang terletak di kota Den Haag, Belanda. dekat dengan pantai Scheveningen yang postingannya beberapa waktu yang lalu aku turunkan.
Madurodam sebuah kawasan rekreasi kota miniatur model dari bangunana kota Belanda yang dibuat dalam bentuk kecil dalam skala 1:25 tidak sama dengan anjungan di Taman Mini Indonesia Indah yang pengunjung bisa masuk didalamnya, di Madurodam kita hanya bisa menikmati bangunan dari luar saja, terdiri dari bangunan-bangunan khas Belanda dan landmarks seperti yang ditemukan di berbagai lokasi di negara tersebut, diantaranya kanal, bangunan gedung, Jembatan, Pelabuhan Laut, Stasiun Kereta Api, Bendungan, jalan Toll dan lain lain, tak ketinggalan Kincir angin sebagai bangunan maskot negeri Belanda,
Tempat kunjungan wisata ini dibangun pada 1952 dan setiap tahun kunjungi oleh puluhan juta turis manca negara. Kota ini dinamai menurut George Maduro, seorang pelajar dari Kurasao yang meninggal di kamp konsentrasi Dachau pada tahun 1945 dan orangtuanya menyumbangkan uang untuk memulai proyek pembangunan taman rekreasi Madurodam. (lebih…)

Juli 27, 2010 at 5:15 am 1 komentar

Pawai Bendera di Utrecht

Foto ini aku ambil pada waktu menunggu rombongan Giro d’italia lewat di Utrech tanggal 9 mei 2010 kisaran jam 4 sore,
aku kurang informasi carnaval ini diadakan dalam rangka apa. mohon tanggapan.

(lebih…)

Juli 23, 2010 at 7:41 am 1 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Woro_woro

TIDAK DILARANG !!! Memperbanyak, Meng-copy dan Me-republish isi website ini tanpa atau dengan ijin . Semua file yang di upload ke page ini dapat secara bebas dipergunakan, diperbanyak, disebarluaskan, dan dimodifikasi Mencopy paste isi website ini Sama sekali DIIJINKAN kecuali ADA atau tidak ADA PERSETUJUAN TERTULIS dari kami. Terima kasih. Anda juga dapat Download Foto-foto seputar kota Malang pada link berikut : " http://www.panoramio.com/user/3060481 "

Kategori

Laman

November 2017
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Arsip

  • 63,640 tamu
free counters