Madurodam gak ada hubungannya dengan Madura

Juli 27, 2010 at 5:15 am 1 komentar

Akhirnya sempat juga aku turunkan catatan perjalanan ke Belanda tertanggal 19 Mei 2010, pada saat rekreasi ke Madurodam.  Kunjungan kali itu benar-benar seru dan menyenangkan, disini banyak kutemui turis dari Asia, sedikit Afrika, selebihnya Bule.  Rasanya sangatlah sayang apabila berkunjung ke Negeri Belanda tanpa mampir ke Madurodam.
itu tempat rekreasi yang terletak di kota Den Haag, Belanda. dekat dengan pantai Scheveningen yang postingannya beberapa waktu yang lalu aku turunkan.
Madurodam sebuah kawasan rekreasi kota miniatur model dari bangunana kota Belanda yang dibuat dalam bentuk kecil dalam skala 1:25 tidak sama dengan anjungan di Taman Mini Indonesia Indah yang pengunjung bisa masuk didalamnya, di Madurodam kita hanya bisa menikmati bangunan dari luar saja, terdiri dari bangunan-bangunan khas Belanda dan landmarks seperti yang ditemukan di berbagai lokasi di negara tersebut, diantaranya kanal, bangunan gedung, Jembatan, Pelabuhan Laut, Stasiun Kereta Api, Bendungan, jalan Toll dan lain lain, tak ketinggalan Kincir angin sebagai bangunan maskot negeri Belanda,
Tempat kunjungan wisata ini dibangun pada 1952 dan setiap tahun kunjungi oleh puluhan juta turis manca negara. Kota ini dinamai menurut George Maduro, seorang pelajar dari Kurasao yang meninggal di kamp konsentrasi Dachau pada tahun 1945 dan orangtuanya menyumbangkan uang untuk memulai proyek pembangunan taman rekreasi Madurodam.
Kami langsung menuju loket penjualan karcis masuk seharga € 14,50 per orang. di sebelah loket penjualan tiket dibagikan buku panduan untuk mengelilingi komplek bangunan miniatur, buku
setebal 31 halaman di bagikan secara cuma cuma,di cetak dalam bahasa belanda dan bahasa inggris saja. dengan buku tersebut kita diharapkan dapat mengikuti rute perjalanan secara berurutan sambil memperhatikan nama nama bangunanya, sehinga diharapkan tidak ada satupun yang terlewatkan dari pengamatan kita.
Jeprat jepret ambil foto satu persatu bangunan, mulai detail ornamen, tata letak kawasan, sepuas puasnya. aku dokumentasikan  semuanya dari depan, samping, atas, dan tampak keseluruhan. Takterasa hampir 4 jam kami berlima berada dikawasan Taman wisata Madurodam, hari sudah semakin siang, Matahari bersinar sangat cerah, dua orang teman baruku terlihat kepanasan mereka hanya mengenakan  t-shirt saja. untuk aku masih tetep sama dengan kemaren kemarin, mengenakan kaos oblong rangkap baju lengan panjang paling luar jaket kulit warna hitam.
Panas bagi orang Belanda masih tetep duiiiiiiiiingin untuk saya . . . . . . . . .
(data disalin dari :http://id.wikipedia.org/wiki/Madurodam)

 


 

Trims untuk kakakku, Sonya & Anita

 

 

 

 



 

 

Entry filed under: catatan Perjalanan, Foto Perjalanan, Madurodam. Tags: .

Pawai Bendera di Utrecht Mengamen Sebagai Pekerjaan

1 Komentar Add your own

  • 1. Regina  |  Juli 31, 2010 pukul 5:23 pm

    Waduh keren banget. Jadi pengen ke sana >.<

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Woro_woro

TIDAK DILARANG !!! Memperbanyak, Meng-copy dan Me-republish isi website ini tanpa atau dengan ijin . Semua file yang di upload ke page ini dapat secara bebas dipergunakan, diperbanyak, disebarluaskan, dan dimodifikasi Mencopy paste isi website ini Sama sekali DIIJINKAN kecuali ADA atau tidak ADA PERSETUJUAN TERTULIS dari kami. Terima kasih. Anda juga dapat Download Foto-foto seputar kota Malang pada link berikut : " http://www.panoramio.com/user/3060481 "

Kategori

Juli 2010
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Arsip

  • 56,900 tamu
free counters

%d blogger menyukai ini: